Puasa bertujuan untuk melatih kita menahan diri dari larangan Allah, meskipun keinginan (nafsu) kuat.
Dalilnya adalah Al Qur'an Surat Al-Baqarah: 183
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Yaa ayyuhallaziina aamanuu kutiba 'alaikumus-shiyaamu kamaa kutiba 'alallaziina min qablikum la'allakum tattaquun.
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa."
Larangan Allah yaitu sesuatu yang Allah haramkan.
Contoh:
syirik, menyekutukan Allah dalam ibadah
berbuat bid'ah, tidak mengikuti contoh Nabi
durhaka kepada orang tua
zina
minum khamr, konsumsi yang memabukkan
Terkait Ramadhan, yang Allah haramkan adalah pembatal puasa dan perusak puasa
Pembatal puasa: makan, minum, hubungan suami istri, muntah dengan sengaja, haid
Perusak puasa: perkataan kotor, perbuatan sia-sia, maksiat