Puasa mendidik kita agar beribadah hanya karena Allah saja (ikhlas).
Dalilnya adalah Hadits Qudsi
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Kullu 'amali-bni Ādama lahu illas-siyāma fa-innahu lī wa ana ajzī bih.
Artinya:
"Setiap amal manusia adalah untuknya kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits Qudsi adalah, hadits yang maknanya berasal dari Allah dan lafaznya berasal dari Rasulullah.