Tutup doa dengan shalawat dan memuji Allah
وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Wa shallallaahu 'ala nabiyyinaa Muhammadin
Wa aakhiru da'waanaa anil-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin.
Semoga Allah melimpahkan rahmat pada Nabi kami, Muhammad.
Dan penutup dari do'a kami adalah segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Hal yang terpenting bukanlah apakah doa kita dikabulkan atau tidak, tetapi apakah hati dan diri kita tergerak untuk berdoa kepada Allah atau tidak?
Apakah kita merasakan kelezatan dalam berdoa kepada Allah atau tidak?
Karena itu, kita memohon hidayah dan taufik kepada Allah Jalla wa ‘Ala agar memudahkan kita untuk senantiasa rajin berdoa kepada-Nya.
Dengan doa, kita mendekatkan diri kepada Allah, memohon pertolongan-Nya dalam setiap urusan, dan menyerahkan sepenuhnya hasilnya kepada-Nya.
Doa adalah bentuk ibadah yang paling mulia, yang menghubungkan hati seorang hamba dengan Rabb-nya.
Oleh karena itu, jangan pernah berhenti berdoa, bahkan di saat-saat sulit, karena doa adalah senjata orang beriman.
Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk terus berdoa dengan penuh keikhlasan, menghadirkan hati yang khusyuk, dan keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita, baik di dunia maupun di akhirat.