Allah Ta'ala berfirman: "Hanya Engkau yang kami sembah. Hanya kepada Engkau kami minta tolong."
Al Fatihah dibagi menjadi dua bagian:
Bagian pertama (ayat 1 sampai bagian 1 ayat ke-5) untuk Allah: Kita memuji, menyanjung, dan membesarkan Allah.
Bagian kedua (bagian 2 ayat ke-5 sampai ayat 7) untuk kita (hamba): Kita berdoa kepada Allah, dan Allah pasti beri apa yang kita minta.
Susunan kalimat bahasa Arab memakai cara khusus (mendahulukan obyek sebagai bentuk pengkhususan/pembatasan).
Artinya:
Ibadah hanya untuk Allah.
Tidak boleh ibadah kepada selain Allah (seperti patung, pohon, jin, atau makhluk lain).
Kita minta pertolongan hanya kepada Allah. Kalau Allah tidak tolong, kita tidak bisa beribadah.
Bayangkan:
Anda keluar rumah tanpa tujuan yang jelas. Apa rasanya? Bingung, galau, dan linglung. Meskipun naik mobil bagus, tetap bingung.
Anda keluar rumah dengan tujuan yang jelas. Apa rasanya? Senang, tenang, dan pasti. Meskipun jalan kaki atau naik motor biasa, tetap tenang.
Kesimpulan:
Hidup manusia harus tahu tujuan, supaya tidak bingung dan galau.
Tujuan hidup kita adalah: Ibadah yang ikhlas kepada Allah.
Artinya:
Kita cinta, takut, dan berharap hanya kepada Allah.
Kita shalat, berdoa, dan beramal hanya karena Allah, bukan karena manusia.