Program ini diinisiasi berdasarkan kondisi riil di lapangan, yaitu:
Keterbatasan Pengajar: Masih minimnya pengajar yang mampu mengkomunikasikan materi keislaman dengan bahasa yang aksesibel bagi komunitas Tuli.
Kemandirian Komunitas: Kebutuhan mendesak untuk mewujudkan ekosistem "Tuli mengajar Tuli", agar keberlanjutan dakwah di komunitas KITA Mengaji tidak bergantung pada pihak luar dan lebih mengakar.
Kaderisasi: Membentuk barisan pengajar baru dari internal komunitas KITA Mengaji.
Keberlanjutan: Menjamin aktivitas belajar mengajar di komunitas tetap berjalan dalam jangka panjang.
Kualitas Literasi: Menghasilkan pengajar Tuli yang menguasai ilmu dasar keislaman dengan kemampuan Bisindo serta Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Peserta yang dinyatakan lulus ToT diharapkan: Mampu menjelaskan ilmu dasar keislaman menggunakan Bisindo secara sistematis, jelas, dan mudah dipahami oleh teman Tuli lainnya.
Program dilaksanakan selama 3 bulan*), dengan materi:
Kajian Islam: Pendalaman materi inti keislaman dan teknik mengajar
Bahasa Indonesia: Perbaikan struktur kalimat dan kosa kata dakwah
*) Rencana awal kegiatan dilakukan dengan frekuensi 2 kali pertemuan per pekan, kajian Islam setiap Rabu, Bahasa Indonesia setiap Senin, dengan durasi selama dua jam per sesi. Namun setelah dipertimbangkan lebih lanjut, kegiatan akan dilakukan satu pekan sekali dengan hari dan waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.